• klinik aborsi raden saleh

Bahaya Obat Aborsi Yang Wajib Di Ketahui

Updated: Okt 16

Inilah Bahaya Orang yang Konsumsi Obat Aborsi

klinik aborsiklinik aborsi
Bahaya Obat Aborsi

Jika anda sudah mempertimbangkan untuk menggugurkan kandungan (aborsi) maka seharusnya dilakukan dengan cara yang aman dan sempurna untuk menghindari terjadinya komplikasi.

 

Sekarang ini alangkah mudahnya orang membeli obat aborsi (obat penggugur/peluntur kandungan) apabila mereka berniat untuk menggugurkan kandungannya tanpa memikirkan resikonya.

 

Hal ini sering terjadi karena keadaan panik dan juga karena mudahnya mendapatkan obat peluntur kandungan tersebut. Ini adalah tindakan yang sangat berbahaya.

 

OBAT ABORSI

Praktik aborsi atau menggugurkan kandungan di Indonesia adalah tindakan medis yang diatur dalam undang-undang. Aborsi hanya boleh dilakukan jika ada kondisi darurat medis yang membahayakan ibu atau janin serta bagi korban perkosaan.

 

Di luar itu, aborsi dianggap ilegal. Oleh karenanya, banyak wanita yang terhimpit situasi memilih jalan pintas melakukan aborsi ilegal yang tidak aman.

 

Salah satu caranya adalah menggunakan obat aborsi tanpa pengawasan dokter. Padahal, obat aborsi sebenarnya sangat berbahaya bila digunakan di luar pengawasan dokter atau tenaga kesehatan. Akibatnya bisa sangat Fatal.

 

Penyalahgunaan obat aborsi untuk menggugurkan kandungan.

Obat terlarang yang dijual gelap (tanpa resep dokter) sebenarnya bukanlah obat yang diracik khusus untuk menggugurkan kandungan.

 

obat terlarang diproduksi untuk mengobati tukak lambung (maag). Namun, diketahui bahwa obat ini bisa memicu kontraksi dan meluruhkan dinding rahim. Efek tersebut dapat mengakibatkan gugurnya janin dalam kandungan.

obat biasanya digunakan saat usia kehamilan di bawah 12 minggu. Dalam beberapa kasus, Dokter jugalah yang punya pertimbangan seberapa dosis yang harus digunakan, aturan pemakaian, serta obat-obatan lain yang harus Anda konsumsi untuk meredakan gejala yang muncul akibat gugurnya janin. Maka, jika digunakan tanpa anjuran dan pengawasan dokter, resiko munculnya efek samping obat aborsi yang berbahaya akan semakin besar.

 

Resiko Obat Aborsi

Salah satu resikonya adalah terjadinya pendarahan hebat dan apabila tidak segera ditangani oleh dokter kandungan dapat menyebabkan pendarahan bahkan kematian karena kehabisan darah.

 

Resiko yang sering terjadi adalah terjadinya perlengketan jaringan plasenta ke dinding rahim. Hal ini disebabkan karena kerusakan plasenta atau kerusakan janin akibat obat aborsi tersebut yang bisa menyebabkan infeksi berat lalu kemudian terjadinya kejang.

 

Resiko yang lain jika mengkonsumsi obat aborsi dengan dosis yang sangat banyak akan mengakibatkan keropos tulang yang sangat kuat.

 

Bisa dimaklumi kenapa masyarakat lebih cenderung untuk mengambil solusi seperti itu. Karena mereka ingin agar masalah kehamilannya tersebut segera bisa  diatasi. Tetapi disini perlu kami  beritahukan bahwa jangan pernah mencoba untuk meminum obat-obat penggugur kandungan apalagi dalam dosis yang berlebihan.

 

Baik yang dijual di apotek ataupun melalui online, Itu semua hanya tindakan berbahaya, apa lagi tanpa di dampingi oleh dokter kandungan secara langsung. Lebih baik anda berkonsultasi ke dokter kandungan demi kesehatan dan keselamatan anda ke depannya.

 

Selain itu, Anda mungkin memiliki reaksi alergi serius (syok anafilaktik) terhadap kandungan tertentu dalam obat yang dikonsumsi tanpa pengawasan dokter. Syok anafilaktik bisa menyebabkan hilang kesadaran hingga kematian.

 

Pesan:

Berkonsultasilah sebelum melakukan tindakan aborsi, langsung dengan dokter Spesialis Kandungan di layanan yang telah kami sediakan, atau bisa juga membaca terlebih dahulu di website resmi kami.

 

Pusat Artikel : Klinik Raden Saleh